9 alasan Memilih ASUS ZenBook terbaru jadi Laptop Andalan

Sebagai seorang BusinessMom (Mompreneur) tentunya tidak lepas dari Gadget salah satunya adalah laptop. Rutinitas setiap hari berdampingan b...

Pengalaman naik kendaraan Umum

- Januari 23, 2019
Kita pastinya familiar dengan angkutan umum, ya untuk aktifitas sehari-hari terkadang kita sering menggunakan angkutan umum.
Teman-teman punya pengalaman naik angkutan umum??

Baru-baru ini aku punya pengalaman seru naik kendaraan umum. Sebenarnya aku jarang banget naik kendaraan umum karena sudah terbiasa berkendara motor sendiri, jadi perasaan lebih ringkes dan cepat kalo bawa kendaraan sendiri.
Notabene Kota tempat tinggalku bukan kota besar yang macet setiap hari. Mau kemana-mana jalanan masih lega..

Nah, cerita punya cerita senin lalu punya urusan yg urgent dan perlu keluar rumah pagi itu juga, tapi cuaca hujan deras.. Jadinya dilema mau pergi pake motor, lalu kita pun memutuskan untuk naik ojek online aja.. Jadilah kami pesan Grab Car, alhamdulillah bisa sampai di tempat tujuan tepat waktu.

Seiring dengan kemajuan teknologi maka berkembang juga moda transportasi yang bisa kita gunakan. Salah satunya dengan munculnya Grab, memudahkan banget. Kita tinggal install aplikasi nya lewat Play Store di handphone Android. Lalu buat akun dan buka aplikasinya untuk pesan moda transportasinya. Bisa pilih Grab Car atau Grab Bike, sesuaikan dengan kebutuhan. Tarif ojek langsung muncul diaplikasi jadi kita tau berapa biaya yang kita bayar untuk menuju tempat tujuan kita. Setelah tiba kita bisa berikan masukan dan tanda bintang untuk pengemudi.

Naik Grab Car menembus hujan 
Setelah urusan kita selesai tiba saatnya pulang ke rumah, nah muncullah ide untuk mencoba naik Angkutan Kota (Angkot). Udah lama banget aku dan suami ga naik angkot, jadi kita pengen nyobain naik angkot kali ini sekalian ngajakin anak kita mengenal moda transportasi yang ada. 
Kita dari jalan Suprapto mau ke Lingkar Timur jadi kita putuskan untuk naik Angkot kuning aja. Maka mulailah kami mencegat angkot yang berwarna kuning dengan rute trayek ke Lingkar Timur. 

Angkutan Kota (Angkot) 

Terakhir naik angkot seingatku jaman kuliah sekitar tahun 2008, udah lama banget yaa.. Hihii...
Dulu sudah familiar dengan angkot sejak masih duduk di kelas 4 SD, karena dulu jarak rumah dan sekolah jauh banget, jadi mesti naik angkot ke sekolah. Sampai kuliah dan sudah dipercaya mengendarai motor sendiri maka jarang sekali naik angkot lagi. Ketika kemarin naik angkot, jadi ingat masa-masa dulu kemana-mana naik angkot. Dulu angkot banyak, sekarang karena banyak bermunculan ojek online baik motor maupun mobil seperti Grab contohnya, banyak angkot yang berhenti beroperasi, ini bisa dirasakan dengan sedikitnya angkot yang berseliweran di jalanan. Sedih yaa tapi namanya perubahan teknologi tentunya ada sisi positif dan negatif. 😊

Bertiga naik angkot
Naik angkot menjadi pengalaman pertama untuk Airha, reaksinya ketika naik, bengong dan matanya berpendar memperhatikan kendaraan apa yang dinaikinya, belum pernah naik mobil ini sebelumnya. Airha pun bertanya "kita naik apa, Mama?" jadilah aku dan suami jelaskan apa itu angkot dan Airha senang sekali bisa naik angkot. Polos ya... Hehee..
Aku pun senang bisa memberikan pengalaman kepada anak tentang Angkot ini. Pengalaman adalah guru yang berharga, jadi dengan mengajak anak naik angkot, secara langsung mengajarkan kepadanya tentang berbagai moda transportasi yang ada.

Nah segitu dulu deh yaa cerita pengalaman kita naik kendaraan umum. Seruu karena sekaligus bisa memberikan pengetahuan dan pengalaman kepada anak-anak tentang moda transportasi umum.

Tulisan ini dalam rangka mengikuti tantangan nulis serempak dari #BloggerBengkulu


EmoticonEmoticon

 

Start typing and press Enter to search